Pernahkah Anda melihat foto fantastis dari beberapa keindahan alam yang hebat atau situs bersejarah online, dan ingin mencari tahu di mana tepatnya foto itu diambil? Jika itu adalah foto Menara Eiffel atau sesuatu yang serupa, Anda mungkin dapat mengatasinya sendiri, tetapi untuk jenis foto lain, sedikit riset mungkin dapat memberi tahu Anda di mana foto itu diambil.
Lihat juga artikel kami Situs Terbaik untuk Mengubah Ukuran Gambar Online
Menemukan Lokasi Menggunakan Data GPS
Kamera dan smartphone modern menggunakan format untuk gambar yang disebut Exchangeable Image File Format, atau singkatnya EXIF. EXIF memiliki banyak kegunaan, dan salah satunya adalah menyimpan informasi GPS yang direkam oleh ponsel atau kamera pada saat gambar diambil. Agar data EXIF dapat merekam lokasi, fotografer harus mengaktifkan metadata EXIF pada perangkat mereka, dan juga mengaktifkan GPS.
Memahami Data EXIF
Data EXIF menyimpan berbagai informasi tentang gambar. Di dalamnya, Anda dapat melihat banyak detail spesifik:
- Kecepatan ISO
- kecepatan rana
- bukaan
- keseimbangan putih
- model kamera
- tanggal dan waktu
- jenis lensa
- Focal length
- data lokasi
Tentu saja, fokus artikel ini adalah data lokasi. Jadi, bagaimana cara mengaktifkan GPS saat mengambil foto?
Langkah 1: Mengaktifkan Layanan GPS dan Lokasi
Banyak kamera SLR tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan GPS, tetapi itu seharusnya tidak menjadi masalah bagi kebanyakan dari kita, karena kita semua menggunakan ponsel kita sebagai kamera sekarang. Berkat pengembangan smartphone, semakin banyak orang dapat mengambil foto yang fantastis sambil juga memanfaatkan Internet untuk mengumpulkan informasi yang relevan.
Apakah Anda menggunakan iPhone, ponsel Windows, atau perangkat Android, mudah untuk menemukan pengaturan GPS atau Lokasi.
Berikut adalah contoh cepat menggunakan smartphone Android:
1. Buka Pengaturan Cepat atau Pengaturan. Yang pertama biasanya dilakukan dengan menggesekkan ke bawah sementara yang terakhir dicapai dengan mengklik ikon Pengaturan.

2. Setelah Anda melihat Lokasi di bawah Pengaturan Cepat, cukup klik untuk mengaktifkan. Jika Anda menjelajahi area Pengaturan, buka Pribadi dan Anda akan menemukan Lokasi. Ketuk area kanan tempat OFF ditampilkan untuk menyalakannya.

3. Tekan lama Lokasi di bawah Pengaturan Cepat untuk melihat Mode, permintaan lokasi Terbaru, dan layanan Lokasi. Ini juga dapat diakses di bawah Pengaturan dengan mengetuk Lokasi.

Ada tiga mode:
- Akurasi tinggi - memanfaatkan GPS, Wi-Fi, dan jaringan seluler
- Hemat baterai - hanya menggunakan Wi-Fi dan jaringan seluler
- Hanya perangkat - bergantung pada GPS
4. Buka aplikasi Kamera Anda dan pergi ke Pengaturan. Di bawah Lain-lain, Anda dapat menemukan layanan Lokasi. Cukup ketuk tombol centang untuk menyalakannya.

Setelah ini, Anda dapat mengambil foto Anda dan diyakinkan bahwa mereka akan diberi geotag dan berisi data EXIF.
Langkah 2: Melihat Data Lokasi
Selama foto tersebut diberi geotag, menentukan lokasi harus cukup mudah.
- Menggunakan smartphone - Anda hanya perlu memeriksa rincian foto yang diambil. Biasanya, lintang dan bujur diposting. Jika perangkat terhubung ke internet, bahkan mungkin menyertakan alamat yang tepat dan cuplikan lokasinya di Google Maps.

- Menggunakan Windows - Pertama, Anda harus mengunduh gambar. Selanjutnya, klik kanan untuk melihat Properties. Di bawah Properti, klik Detail. Gulirkan sedikit ke bawah dan Anda akan melihat GPS, yang seharusnya berada di bawah bagian Foto lanjutan. Di sinilah Lintang dan Bujur dipasang.
- Menggunakan Mac - Ini sangat mirip dengan prosedur Windows. Cukup unduh fotonya. Kemudian, klik kanan untuk melihat Dapatkan Info. Lokasi harus disediakan di bagian Rincian lebih lanjut.
Langkah 3: Menggunakan Koordinat pada Peta
Sekarang setelah Anda mengumpulkan garis lintang dan bujur, Anda harus memasukkannya di peta. Peta yang paling mudah diakses dan populer untuk digunakan adalah Google Maps, yang dapat diakses di PC dan perangkat portabel.
Pertama, Anda harus membuka Google Maps. Selanjutnya, Anda harus mengetikkan koordinat di kotak pencarian.
Perhatikan bahwa tiga format diterima:
- Derajat, menit, dan detik (DMS)
- Derajat dan desimal menit (DM)
- Derajat desimal (DD)
Lintang dan bujur yang diposting di ponsel Android dapat dalam DD. Penggunaan format bervariasi di antara platform, tetapi mereka harus tetap koordinat yang sama.
Setelah memasukkan garis bujur dan lintang dengan benar, pin akan muncul untuk menunjukkan lokasi.

Seperti yang Anda lihat, mengidentifikasi di mana foto diambil membutuhkan bantuan dari teknologi. Tanpa hal-hal seperti GPS dan keberadaan data EXIF, biasanya sangat sulit untuk mengetahui di mana tepatnya foto diambil. Sekarang, semua orang perlu lakukan adalah menyalakan fitur GPS dari perangkat mereka untuk merekam informasi.






